Rabu, 07 November 2012

Ukhuwah ..#edisi ptt dan kangen

-->
Berita itu pun tersebar cepat dengan kemajuan teknologi serba social network, seperti facebook, twitter, yahoo, dan google.. Semua berita tertuju kedaerah jawa tengah yang terkenal dingin , keindahan air terjunnya. Ya sore itu kecelakaan maut yang menimpa keluarga besar FULDFK pun terjadi. 2 orang akhwat Undip meninggal. Beberapa adik-adik delegasi mengalami luka-luka, bahkan trauma sehingga mereka menunda kepulangannya ke kampus masing-masing. Semoga almarhumah syahid, dan yang jelas ALLAH lebih menyayangi mereka..Semoga kejadian ini menjadikan pengingat bagi kita semua akan kekuasaanNYA yang menentukan kematian hambaNya. Walaw tidak pernah kenal dengan almarhumah tetapi saya merasakan ikatan yang begitu kuat dan sedikit mengenalnya lewat tulisan-tulisannya, apalagi salah satu korbannya satu alumni SMA dengan saya ,dan terbayang aktifitas dan kebiasaan tidak jauh berbeda pastinya. Entah kenapa walaw sudah lama tidak lagi terdaftar nama sebagai pengurus tetapi getaran dan kesedihan pun sangat terasa, dan terbayang kondisi yang terjadi disana. Padahal sudah berbeda waktu 2 jam lebih awal dibanding dengan lokasi kejadian.

 
Selintas mengulang memori saya 2 tahun lalu kalau tidak salah ketika bertemu teman-teman seperjuangan dalam mwujudkan cita-cita kedokteran Islam di Indonesia. Batu Raden 3 tahun yang lalu jam 8 pagi saya datang terlambat dibanding teman-teman dari penjuru Indonesia lainnya. Rasa lelah perjalanan pun tergantikan dengan rasa manisnya bertemu dengan mereka. Ketika yang lain sudah bermalam di lokasi rapat saya baru datang dengan bus Rosalia dan itu H-8 sebelum Idul Fitri.
Ya Batu Raden memang terkenal dataran tinggi di daerah Purwokerto. Sampai suatu ketika seorang panitia akhwat yang membonceng saya berkata: “ Mba, klo turun dari batu raden aku tidak pernah hidupkan motor..biarin aja motornya menurun sendiri..” dan itu benar-benarku rasakan.
Suatu malam setelah menyantap tempe mendoan yang dihidangkan panitia kami kembali kepenginapan dan mengisi waktu sebelum tidur mengumpulkan semua mujahidah2 calon dokter-dokter muslimah di Indonesia saya memberikan pengingat yang itu juga berarti mengingatkan saya kembali akan pentingnya ukhuwah. Mengingatkan kembali ayat cintaNya AL Anfal 63-64 “ Dan Dia ALLAH yang mempersatukan hati mereka (orang yang beriman). Walaupun kamu menginfakkan semua kekayaan yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, tetapi ALLAh telah mempersatukan hati mereka. Sungguh, Dia Maha Perkasa, Mahabijaksana. Wahai Nabi Muhammad Cukuplah ALLAH menjadi pelindung bagimu dan bagi orang-orang mukmin yang mengikutimu..”
Ya memang sedikit waktu untuk berkumpul dan bertatap dengan wajah-wajah cantik nan ayu dengan ciri khas dan logat wilayahnya masing-masing, serta masih terekam semangat  akhwat-akhwat dari Surabaya, Bandung, Jakarta, Jogjakarta, Sumatera bahkan  Kalimantan yang sudah hampir 1 minggu di pulau Jawa.. tetapi kenangan manis ini masih terasa sampai sekarang, bahkan setelah pertemuan itu kami merasa seperti saudara, ya begitulah FULDFK. Padahal wktu itu akhir Ramadhan dimana semua orang lebih mementingkan untuk berkumpul dengan keluarga atau mudik tetapi mereka semangat untuk berkumpul dan membahas beberapa program kerja yang sudah dilakukan 1 tahun kepengurusan atau bahkan mencari ilmu dari seminar kedokteran Islam yang diadakan universitas tuan rumah UNSOED.
Ayat cintaNya itu membuat air mata beberapa akhwat-akhwat yang tangguh menetes. Ya mereka menangis bukan cengeng tetapi mereka tangguh, itu bisa saya rasakan karena setelah air mata itu menetes kami pun bertakbir dengan semangat dengan penyemangat adikku Ukh Ina dari Unej..(Apa kabar adikku??semoga masih semangat). Ya kadang kami semangat , serius, polos, atau bahkan menurut sebagian yang lain cerewet, tapi dengan kehebohan kami berfoto-foto di salah satu villa Batu Raden itu menujukan kami adalah satu ikatan yang mungkin orang lain melihat aneh,, “koq bisa baru pertama kali ketemu tetapi sudah bisa seakrab itu”.. Ya Kami adalah FULDFK..
Sepulang dari seminar kami pun menuju penginapan dengan menggunakan minibus dengan kebiasaan akhwat ya disela-sela perjalanan kami menyanyikan nasyid yang menggetarkan atau bahkan mengharu biru..sebiru langit hari itu, dan tak lupa adegan yang tidak boleh terlewat ya kami selalu foto-foto kapan pun dimana pun ^^, karena itulah yang kami bisa abadikan untuk pengingat selain robitah yang di lantunkan setiap pagi dan petang.
Pasti kejadian sore itu dihari duka itu suasana sebelum kejadian itu hampir tidak jauh berbeda dengan kondisi 2 tahun lalu, mereka pasti menujukan ukhuwah yang begitu kuat, karena event-event FULDFK membuat ukhuwah diantara temen-temen delegasi dan panitia begitu kuat seperti namanya forum UKHUWAH lembaga dakwah kampus.
Tulisan ini sebagai pengingat dan mengobati sedikit kekangenan saya kepada akhwat-akhwat LUAR BIASA di penjuru Indonesia. Kenangan-kenangan lucu di Surabaya, Malang, Bandung, Jogja, dan Purwokerto pun terputar kembali seperti kaset film yang diputar tapi tidak bosan untuk ditonton..Banyak pelajaran dan hikmah yang bisa diambil dari pertemuan-pertemuan manis dengan ukhtifillah semuanya..^^ Semoga ALLAH mengumpulkan kita dalam jannahNYa.
Jangan terlalu larut dalam kesedihan, Allah pasti memberikan hikmah dibalik cobaan, ya kejadian itu mengingatkan kembali kami yang masih hidup, bagaimana nanti akhir kematian kami, Ya Rabb kami berdoa semoga kami khusnul khotimah di akhir hayat ketika Engkau mengambil ruh ini.  Satu lagi yang begitu mahalnya kejadian ini menjadikan ukhuwah kami alumni, mantan pengurus, atau orang-orang yang pernah bergabung dalam kapal FULDFK kembali terjalin, ya walaw dengan berbagai aktivitas kesibukan teman sejawat.  Buat adek-adek FULDFK tetap berkarya.
"Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati, bahkan mereka itu hidup di sisi Tuhan nya dgn mdapat rezeki, mereka dlm keadaan gembira dsebabkan karunia Allah yg diberikanNya kpd mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yg masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati.Mereka bergirang hati dg nikmat dan karunia besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman."
(QS.3:169-171)
Timika , Papua 5 November 2012

1 komentar:

  1. Saat berkenalan, berbincang, bercanda dengan mb nie dan saudari2ku lainnya disana, subhanallah, berasa seperti sudah mengenal lama, padahal baru pertama bertemu.. semoga kita selalu berada dalam dekapan ukhuwah di jalan-Nya.. Aamiin.. Love u 'cause Allah ^_^

    BalasHapus